Custom Search



Social Media Blogs - BlogCatalog Blog Directory
TopOfBlogs
Fresh Fruit Papaya, Buah Pepaya
All Cooking Sites
Service Elektronik
ABComputer
Buah2an Tropis

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday52
mod_vvisit_counterYesterday80
mod_vvisit_counterThis week341
mod_vvisit_counterThis month1533
mod_vvisit_counterAll394271


Home arrow News Fruit & Vegetables arrow Ini Dia, Makanan Anti-Stroke
Ini Dia, Makanan Anti-Stroke PDF Print E-mail
yahoo.comREPUBLIKA.CO.ID,  Orang yang mengkonsumsi banyak makanan kaya akan magnesium seperti sayuran berdaun hijau, kacang, dan buncis memiliki risiko lebih rendah untuk terserang stroke, demikian hasil satu studi internasional atas sebanyak 250 ribu orang.

Meskipun demikian, para penulis studi itu, yang disiarkan di American Journal of Clinical Nutrition, tak sampai menyarankan orang agar setiap hari mengkonsumsi asupan magnesium sebab analisis mereka dipusatkan pada magnesium pada makanan. Mereka juga menduga ada aspek lain makanan yang mempengaruhi temuan mereka.

"Konsumsi makanan yang kaya akan magnesium berbanding terbalik dengan kaitan risiko stroke, terutama stroke iskemik," tulis pemimpin penulis studi tersebut Susanna Larsson, profesor di Karolinska Institute di Stockholm, Swedia. Stroke iskemik adalah jenis stroke paling umum yang disebabkan oleh gangguan aliran darah ke otak, seperti akibat penyumbatan pada pembuluh darah.

Hasil itu menyarankan orang mengonsumsi makanan sehat yang mengandung "magnesium seperti sayuran berdaun hijau, kacang, buncis dan padi-padian", ia menambahkan.

Larsson dan rekannya melakukan penelitian melalui penelusuran bank data selama 45 tahun belakangan guna menemukan studi yang melacak berapa jumlah magnesium yang dikonsumsi orang dan berapa banyak di antara mereka yang menderita stroke selama masa itu.

Dalam tujuh studi yang disiarkan selama 14 tahun belakangan, perkembangan sebanyak 250.000 orang di Amerika Serikat, Eropa dan Asia diikuti selama rata-rata 11,5 tahun. Sebanyak 6,500 di antara mereka, atau tiga persen, terserang stroke saat mereka mengikuti penelitian, demikian laporan Reuters.

Untuk setiap tambahan 100 miligram magnesium yang dikonsumsi seseorang setiap hari, risiko mereka terserang stroke iskemik --jenis yang paling umum, yang terutama disebabkan oleh pembekuan darah-- turun sebesar sembilan persen.

Sumber: Yahoo.Com

 
Next >

AGRO PRIMA
Copyright © 2007 - 2017 Agroprima, Fresh Fruit and Vegetables All Rights Reserved