Custom Search

7-Sep-2010 / 16:02 WIB
Kurs Jual Beli
USD 9075.00 8925.00
SGD 6741.80 6606.80
HKD 1169.30 1148.00
AUD 8284.45 8112.45
JPY 108.62 105.79
sumber: KlikBCA.com


Social Media Blogs - BlogCatalog Blog Directory
TopOfBlogs
Fresh Fruit Papaya, Buah Pepaya
All Cooking Sites

Who's Online

We have 7 guests online
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday68
mod_vvisit_counterYesterday76
mod_vvisit_counterThis week144
mod_vvisit_counterThis month539
mod_vvisit_counterAll82753

Home
60 Persen Buah Impor Kuasai Pasar Modern PDF Print E-mail
moenafreshbali.comKamis, 28 Januari 2010. TEMPO Interaktif, Jakarta - Sebanyak 60 persen buah-buahan segar yang tersaji di pusat-pusat perbelanjaan modern di seluruh Indonesia diisi oleh produk impor. "Produk buah lokal hanya mampu mengisi 40 persennya," kata Ahmad Dimyati, Direktur Jenderal Holtikultura Departemen Pertanian saat melepas ekspor perdana buah nanas segar Semut Ceyent produksi petani Subang, Kamis (28/1). Meski begitui, kata Ahmad, dibandingkan dengan produksi buah-buahan segar secara nasional yang pada 2008 mencapai 18 juta ton, jika ditotal berdasrkan angka itu, impor buah-buahan tersebut baru mencapai dua persennya saja. "Belakangan yang paling gencar mengimpor buah yakni Cina dengan jeruknya," kata Ahmad.

Agar pasar dalam negeri tak terjajah oleh produksi impor, ia melanjutkan, petani harus segera melakukan upaya diversifikasi holtikultura. Diversifikasi juga sangat diperlukan buat melakukan  terobosan ekspor ke manca negara. Sebab, produk buah-buahan lokal masih bisa bersaing dengan produk luar jika petani sudah mulai melakukan akreditasi lahan dan buah-buahan yang dihasilkannya."Sebab, itulah syarat untuk bisa ekspor," Ahmad menerangkan.

Buah nanas Subang, misalnya, masih bisa melakukan terobosan ekspor ke pasar lain kecuali ke Korea Selatan yang kini tengah dirintisnya. Buah salak, manggis Wanayasa Purwakarta, mangga, dan pisang, masih banyak dibutuhkan oleh berbagai negara kecuali ke negara yang kini sudah dimulai. "Salak kita adalah yang terbaik di dunia," kata Ahmad.

Manggis misalnya, kini sudah diekspor ke Hongkong, Malaysia, Singapura dan Timur Tengah. Buah mangga ke pasar Cina, Timur Tengah, Singapura dan Malaysia.

NANANG SUTISNA

Sumber: TEMPO interaktif

 
< Prev   Next >

Party Ideas    
AGRO PRIMA
Copyright © 2007 - 2010 Agroprima, Fresh Fruit and Vegetables All Rights Reserved